Permohonan maaf itu akhirnya disampaikan lewat telepon kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Permohonan maaf itu disampaikannya setelah sebelumnya disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop. Secara pribadi Abbott meminta maaf karena telah mengungkit-ungkit bantuan kemanusiaan tsunami di tahun 2006 silam.
“Dia (Tony Abbott) menjelaskan (lewat telefon) dan menyadari bahwa itu suatu kekeliruan,” ujar JK, seperti dilansir Okezone.com, Senin (23/2).
Seperti diketahui, pernyataan keliru Abbott pekan lalu sempat memicu amarah dari warga negara Indonesia, khususnya Aceh. Para pelaku netizen bahkan memeriahkan gerakan mengumpulkan koin untu mengembalikan bantuan yang pernah disumbangkan oleh Australia kepada korban bencana tsunami. Seperti di media sosial Twitter, gerakan itu dimeriahkan dengan hashtag #KoinuntukAustralia dan #CoinForAustralia.
JK bahkan menganggap aksi tersebut sebagai luapan emosi masyarakat terhadap sikap Pemerintah Australia. Namun setelah permohonan maaf tersebut, Indonesia tampaknya masih tetap menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan pihak Australia.
Sumber : Okezone.com/Kompas.com/lsIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”